Apa yang terjadi Setelah Avengers: Endgame?

Saatnya kita membahas tentang akhir dari Avengers: Endgame, dan apa artinya ending ini bagi para karakter, serta bagaimana mereka mengakhiri cerita-cerita dari Infinity Saga. Last warning, artikel ini akan berisi ulasan setelah Avengers: Endgame, jadi buat kalian yang masih bingung menonton setelah Film ini kalian harus tau terlebih dahulu apa yang terjadi setelah final Battel lawan Thanos..

Pertempuran Terakhir

Para Avengers yang tersisa berhasil mengumpulkan kembali semua Infinity Stones berkat metode time traveling yang mereka gunakan. Setelah semua batu terkumpul, mereka lalu menggunakan kembali kekuatan Infinity Stones. Namun kali ini berberbeda, dimana Infinity Stones digunakan oleh Bruce Banner untuk mengembalikan semua orang yang menjadi korban Thanos.

Nyatanya cara itu berhasil dimana para karakter hilang kini telah kembali bertarung bersama Avengers guna mengalahkan Thanos. Namun Thanos tetap menjadi musuh yang sulit dikalahkan, sampai disatu titik Thanos berhasil merebut Infinity Gauntlet yang telah susah payah para Avengers lindungi.

Thanos dengan percaya diri memandang Tony dan mengulangi kalimat ikoniknya, “I am inevitable” sebelum akhirnya menjentikan jarinya untuk mengakhiri kembali semua kehidupan di alam semesta. Dalam adegan itu terlihat bahwa Thanos berhasil menjentikan jarinya sekali lagi, namun tak terjadi hal apapun. Ternyata, Tony berhasil mengeluarkan semua Infinity Stones dari Gauntlet tersebut ketika dia melakukan kontak dengan Thanos.

Alih-alih membawa lari semua batu Infinity Stones itu, Tony malah memasang seluruh Infinity Stones tadi pada armor miliknya. “And I am…. Iron Man.” ujarnya, ia lalu menjentikan jari dan membuat semua pasukan Thanos terurai menjadi debu, seperti yang terjadi pada para Avengers di akhir Infinity War. Dan tak lama setelah itu Thanos juga turut menghilang menjadi debu. Namun sayangnya, hal itu harus dibayar mahal.

Menggunakan Infinity Stones dapat merugikan siapun yang mencoba menggunakannya. Baik Thanos dan Hulk bahkan terluka parah ketika mencobanya, padahal yang kita tahu bahwa kedua karakter tadi adalah karakter yang hampir tak dapat dihancurkan, dan Tony bukanlah orang yang dapat menahan kekuatan besar dari Infinity Stones.

Ketika Tony menjentikan jarinya, itu membuat nyawanya melayang. Tubuhnya tak dapat menahan kekuatan besar itu. Ini menjadi laga akhir dari Tony dimana tanda-tanda kematiannya terlihat saat cahaya di Arc Reactor pada dadanya memudar. Disana para anggota Avengers yang selamat berduka, apalagi Pepper yang tak lain adalah istri dari Tony. Seolah momen ini tak cukup menyedihkan, kalimat terakhir dari Pepper benar-benar mengantarnya pulang. “Kita akan baik-baik saja. Kamu bisa istirahat sekarang.”

Kesedihan itu terbawa sampai ke adegan pemakamaan yang dilakukan di rumah Tony di tepi danau. Untuk mengucapkan selamat tinggal, Pepper meletakan Arc Reactor ke atas air yang diatasnya tertulis tulisan “Bukti bahwa Tony Stark memiliki hati.” Kalimat itu pernah dilontarkan Pepper dalam film Iron Man lalu yang dilontarkannya di saat awal kisah cinta Tony dan Pepper terjadi. Tony Stark mati untuk menyelamatkan semua orang, dan itu membuktikan betapa dia memiliki hati mulia.

Kematian Iron Man

Kembali Normal

Sebagian besar peristiwa di Endgame terjadi lima tahun setelah Infinity War, sehingga orang-orang yang tersisa telah kehilangan orang yang mereka cintai selama setengah dekade. Ketika Hulk menjentikkan jarinya setelah mendapatkan Infinity Stones, orang-orang yang menghilang kini telah kembali, tetapi mereka kembali saat dunia dalam ancaman Thanos.

Seperti yang dijelaskan Peter dalam pertempuran, mereka yang berubah menjadi debu pada dasarnya tak sadar ketika jentikan itu terjadi dan tak ingat apa yang terjadi setelahnya. Jadi bagi mereka, tidak ada waktu berlalu, tetapi bagi orang-orang yang tak terkena dampak Decimation, lima tahun itu masih terjadi.

Terlepas dari itu, semua hal kembali dengan normal. Namun memang ada sesuatu yang mengganjal. Dalam suatu adengan,menunjukan bahwa Peter dan Ned bersatu kembali di sekolah, seolah tak ada waktu yang berlalu berselang peristiwa Decimation. Pertanyaannya, apakah Ned juga ikut menjadi korban Thanos?

Thor dan Guardians

Ending Endgame juga akhirnya memperlihatkan Thor memiliki kesempatan untuk menjadi apa yang ia inginkan, meskipun ia tak pernah yakin apa itu sebenarnya. Dia memutuskan untuk mencoba dan mencari tahu. Ia menunjuk Valkyrie sebagai pemimpin Asgardian yang tersisa, dan Thor memutuskan untuk kembali beraksi.

Tapi Thor tidak melakukan perjalanannya sendirian. Terlihat bahwa ia akan kembali dengan Guardians of the Galaxy. Tentu saja, ini akan menimbulkan spekulasi bahwa Thor akan berada di film Guardians of the Galaxy ketiga, yang akan sangat luar biasa mengingat keseruan mereka saat bertemu. Sebelum film tersebut kalian bisa lihat Film Thor Love And Thunder yang rilis pada tahun ini.

Di akhir film, Captain America mengajukan diri untuk membawa Infinity Stones kembali ke tempat asalnya di masa lalu, tujuannya untuk memastikan bahwa tak ada realitas alternatif yang dibuat. Hulk lalu menyiapkan Quantum Tunnel. Sebelum melakukan perjalanan waktu, Steve memeluk Bucky dan berkata, “Jangan lakukan hal bodoh saat aku pergi.” Lalu Bucky menjawab “Bagaimana saya bisa? Kau telah membawa semua kebodohan denganmu.” Ini adalah percakapan yang kembali diulang setelah sebelumnya pernah dilontarkan sebelum Bucky berperang di Captain America: The First Avengers.

Saat melakukan perjalanan waktu, Steve harusnya kembali dalam hitungan detik, namun saat Hulk terus merupaya mengembalikannya, Steve tak kunjung muncul dan Hulk berpikir bahwa ada sesuatu yang tidak berfungsi. Tapi ditengah kepanikan, Bucky menunjuk seseorang yang tengah duduk di tepi danau. Dia dan Sam berjalan turun untuk melihat bahwa itu Steve.

Tetapi apa yang ia lihat setelahnya sungguh mengejutkan, Steve terlihat sebagai orang tua. Hal itu terjadi lantaran ia memilih untuk kembali ke tahun 1940-an dan menetap disana, ia lalu menjalani kehidupan yang tak pernah benar-benar ia miliki. Hal yang dilakukannya persis dengan apa yang Tony bilang tentang Steve, bahwa Steve perlu untuk mendapat kehidupannya kembali.

Steve tak hanya memutuskan untuk kembali ke masa lalu dan menjalani kehidupannya disana, tetapi ia juga berpikir bahwa dunia masih membutuhkan Captain America, sehingga ia memutuskan untuk menyerahkan perisai ikonik yang selama ini ia kenakan dan menyerahkan gelar Captain America kepada Sam Wilson. Steve telah membuat pilihannya sendiri, dan Bucky mengangguk dari kejauhan seolah memberi Sam persetujuan itu.

Dan kalian mungkin bisa lihat Series cerita setelah Captain Amaerica Yaitu Series Falcon and Winter Soldier

Penerus Captain America

Tentang Spiderman

Spider-Man (Tom Holland) adalah salah satu jagoan yang terhapus oleh Thanos di Infinity War, namun mengingat perannya di film ini, kita bisa berharap ia akan hidup dan baik-baik saja di akhir Endgame. dan di sambung dengan film Spiderman: Far From Home Film ini berlatar delapan bulan setelah berakhirnya Avengers: Endgame . Watts merasa berurusan dengan banyak pertanyaan tak terjawab dari Endgame menimbulkan “tantangan kreatif yang menyenangkan” bagi tim Far From Home . Mereka tampak untuk “membuat film yang ada di dunia itu dan berhubungan dengan cerita-cerita itu tetapi juga masih [sebuah] film Spider-Man yang menyenangkan”. Misalnya, Ned, MJ, dan Flash semuanya berubah menjadi debu selama peristiwa Infinity War bersama Parker, sementara beberapa teman sekelasnya tidak dan sekarang lima tahun lebih tua karena peristiwa Endgame . Watts membandingkan dinamika ini dengan film Flight of the Navigator (1986), menyebut situasinya “sangat aneh … tapi … juga sesuatu yang bisa membuat Anda bersenang-senang”.

Jika Ingin Tau nasib Cerita pahlawan super lainnya kalian bisa kunjungi Artikel Selanjutnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published.